mengingat masa lalu.

Ternyata sejak kecil kita di bohongi dengan nyanyian TK, Kok bisa ?
soalnya dari kecil kita telah dinyanyikan lagu-lagu yg mengandung banyak kesalahan Mari kita buktikan :
————————–
Balonku ada 5… rupa-rupawarnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!”
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 !
———————–
“Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!”
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di baitkedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)..kalo berjalan prok..prok.. prok..”nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. ..gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
———————–
“Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalammenyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
———————–
“Naik-naik ke puncak gunung..tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi!Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
———————–
“Naik kereta api tut..tut…tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya..bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama”
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang danJakarta-Surabaya !
———————–
“Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjanghari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li…li..li. . li..li..”
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la trili li!), bukan burung!
———————–
“Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”
Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!
———————–
“Nina bobo nina bobo oh nina bobo… kalau tidak bobo digigit nyamuk”menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam
———————–
“Bintang kecil dilangit yg biru…” (Bintang khan adanya malem, lah kalo malem mang warna langitnya biru?)
———————–
“Ibu kita Kartini…harum namanya” (Namanya Kartini atau Harum?)
———————–
“Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka”(Nah, gak sopan khan..masa duduk di muka??)
———————–
“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…” (kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?

kalo dipikir-pikir bner juga kata kaka mahasiswa yang kuliah di brawijaya ne (namanya ga tw soir:) ). dari kecil kita sudah di ajarin lagu yang mengandung banyak kesalahan memang sebenarnya masalah pemahaman, tapi khn tetep aja anak-anak ga tau, yang mreka tau itu (mnurut pengalamanku) khn cman have fun nyanyi-nyanyi, gtu” ada manfaatnya jg loh, bwd perkembangan otak usia dini mereka.emang mw dikasih lagu paan? goyang dombret? atau malah belah duren? bujug dah. knp ga sekalian lagu gita gutawa aja do be do be do atau lagu bunda. atau lagu-lagu daerah smwa jadi tiap hari bisa nyanyi ee.. yamko rambe yamko.., …manuk dadali…, dll. so mendink mana??

3 Komentar

  1. Heri Setiawan berkata,

    Januari 17, 2009 pada 7:32 am

    Ways, brarti qta to bnxak di akalin dong kalo gtu! Walah … Walah kasian kan para anak bangsa Indonesia skarang! :lol:

  2. juveroy berkata,

    Januari 18, 2009 pada 9:11 am

    YAK blog bru, semangat jg harus bru….
    keep posting!!!

  3. Heri Setiawan berkata,

    Januari 26, 2009 pada 6:12 am

    Ways . . . Gimana nih proyek penelitian kita !


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.